SELAMAT DATANG | About Us | Contact | Register | Sign In

Pengertian Sosiologi Keluarga dan Fungsi Keluarga

Sosiologi keluarga adalah ilmu yang mengkaji tentang realitas sosiologis dari interaksi, pola, bentuk dan perubahan dalam lembaga keluarga, juga pengaruh perubahan/pergeseran masyarakat terhadap keluarga dan berpengaruh sistem dalam keluarga terhadap masyarakat secara umum.

Keluarga berasal dari bahasa Sansekerta "kulawarga". Kata kula berarti "ras" dan warga yang berarti "anggota". Keluarga adalah lingkungan di mana terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah.

Dalam pengertian sosiologis, secara umum keluarga dapat didefinisikan sebagai suatu kelompok dari orang-orang yang disatukan oleh ikatan-ikatan perkawinan, darah, atau adopsi, merupakan susunan rumah tangga sendiri, berinteraksi dan berkomunikasi satu sama lain yang menimbulkan peranan-peranan sosial bagi suami istri, ayah dan ibu, putra dan putrinya, saudara laki-laki dan perempuan serta merupakan pemeliharaan kebudayaan bersama.

 Jadi keluarga merupakan kesatuan sosial yang terikat oleh hubungan darah dan masing-masimg anggotanya mempunyai peranan yang berlainan sesuai dengan fungsinya.
Pengertian Keluarga

Menurut Sigmund Freud, pada dasarnya keluarga itu terbentuk karena adanya perkawinan pria dan wanita. Bahwa menurut beliau keluarga merupakan manifestasi dari pada dorongan seksual sehingga landasan keluarga itu adalah kehidupan seksual suami isteri.

Maka dapat difahami bahwa Pengertian Keluarga adalah sekumpulan orang (rumah tangga) yang memiliki hubungan darah atau perkawinan atau menyediakan terselenggaranya fungsi-fungsi instrumental mendasar dan fungsi-fungsi ekspresif keluarga bagi para anggotanya yang berada dalam suatu jaringan.

Fitzpatrick (2004), memberikan pengertian keluarga dengan cara meninjaunya berdasarkan tiga sudut pandang yang berbeda, yaitu.

Pengertian Keluarga secara Struktural: Keluarga didefenisikan berdasarkan kehadiran atau ketidakhadiran anggota dari keluarga, seperti orang tua, anak, dan kerabat lainnya.

Pengertian Keluarga secara Fungsional: Defenisi ini memfokuskan pada tugas-tugas yang dilakukan oleh keluarga, Keluarga didefenisikan dengan penekanan pada terpenuhinya tugas-tugas dan fungsi-fungsi psikososial.

Pengertian Keluarga secara Transaksional: Defenisi ini memfokuskan pada bagaimana keluarga melaksanakan fungsinya.

Pengertian lainnya tentang definisi keluarga menurut para ahli tentang keluarga

Duvall dan Logan ( 1986 ) : Keluarga adalah sekumpulan orang dengan ikatan perkawinan, kelahiran, dan adopsi yang bertujuan untuk menciptakan, mempertahankan budaya, dan meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional, serta sosial dari tiap anggota keluarga.

Bailon dan Maglaya ( 1978 ) : Keluarga adalah dua atau lebih individu yang hidup dalam satu rumah tangga karena adanya hubungan darah, perkawinan, atau adopsi.

Departemen Kesehatan RI ( 1988 ) : Keluarga merupakan unit terkecil dari masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah satu atap dalam keadaan saling ketergantungan.

Narwoko dan Suyanto, (2004) : Keluarga adalah lembaga sosial dasar dari mana semua lembaga atau pranata sosial lainnya berkembang.

FUNGSI KELUARGA
Adapun fungsi-fungsi keluarga yang berhubungan dengan sistem sosial yang luas adalah sebagai berikut:

1. Fungsi Reproduksi
Keluarga pada hakekatnya mempunyai fungsi sebagai generasi penerus, yang dalam arti bahwa sesungguhnya setiap keluarga mempunyai keinginan untuk memounyai anak dalam mempertahankan kelangsungan keturunan keluarga tersebut.

2. Fungsi Sosialisasi
Sosialisasi ialah proses belajar, bersikap, berperilaku, dan berkehendak mengenai aturan-aturan, norma-norma dan tata nilai di dalam kelompoknya.

3. Fungsi Afeksi
Keluarga memberikan cinta dan kasih, dalam arti bahwa di dalam keluarga ada rasa kasih sayang dan cinta kasih antar sesama anggota keluarga. Sehingga terdapat ikatan batin yang kuat di dalam keluarga.

4. Fungsi Proteksi atau Perlindungan
Keluarga juga sebagai lembaga yang memberikan perlindungan bagi anggota keluarganya, sehingga akan menimbulkan rasa aman dan tentram.

5. Fungsi Ekonomi
Keluarga mempunyai fungsi sebagai alat ekonomi untuk mencari nafkah dan mengatur keluarganya. Di dalam keluarga juga terdapat kegiatan ekonomi, seperti kegiatan produksi dan konsumsi.

6. Fungsi Religius
Keluarga mempunyai fungsi untuk meletakkan dan menanamkan dasar-dasar agama bagi anak dan anggota keluarga.

7. Fungsi Pendidikan
Keluarga mempunyai fungsi untuk mendidik anak-anak sebelum masuk sekolah secara formal. Fungsi ini juga untuk mendidik anak mulai dari awal sampai pertumbuhan anak hingga terbentuk personalitynya.

8. Fungsi Rekreasi
Keluarga mempunyai fungsi untuk menciptakan suasana yang menyenangkan bagi anggota keluarganya.

9. Fungsi Penentuan Status
Jika dalam masyarakat terdapat perbedaan status yang besar, maka keluarga akan mewariskan statusnya pada tiap-tiap anggota atau individu sehingga tiap-tiap anggota keluarga mempunyai hak-hak istimewa.

Berdasarkan Jenis Anggota Keluarga

  1. Keluarga Inti (Nuclear Family) adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak.
  2. Keluarga Besar (Extended Family) adalah keluarga inti ditambahkan dengan sanak saudara. Misalnya : kakak, nenek, keponakan, dan lain-lain.
  3. Keluarga Berantai (Serial Family) adalah keluarga yang terdiiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan satu keluarga inti.
  4. Keluarga Duda/janda (Single Family) dalah keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian.
  5. Keluarga Berkomposisi (Composite) adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama.
  6. Keluarga Kabitas (Cahabitation) adalah dua orang yang terjadi tanpa pernikahan tetapi membentuk suatu keluarga.
Referensi 

http://citrarhmdn.blogspot.co.id/2014/11/pengertian-bentuk-fungsi-peranan-dan.html
http://www.definisi-pengertian.com/2015/04/pengertian-keluarga-definisi-menurut-para-ahli.html
http://sosiologimuchibbur.blogspot.co.id/2013/01/sosiologi-keluarga.html
https://www.facebook.com/permalink.php?story_fbid=538306476223079&id=250848961635500

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Jumat, Februari 12, 2016

Baiknya Sidang Freeport Gate Terbuka Saja Ngapain Tertutup!

Sidang kasus Freeport Gate sebaiknya dilakukan secara terbuka tidak perlu tertutup. Soalnya skandal yang terjadi adalah bukan soal asusila.

Seperti dilansir teropongsenayana "Sesuai tata aturan, MKD diberi peluang untuk membuka persidangan. Ini bukan kasus asusila, jadi sebaiknya terbuka agar ini transparan dan agar dapat dilihat masyarakat," ungkap Wakil Ketua MKD DPR Junimart Girsang di Gedung Nusantara II, Kompleks Senayan, Jakarta, Senin (23/11/2015).

Namun demikian jadi atau tidaknya sidang terbuka itu baru dapat diputuskan setelah siang nanti. Selain itu, dalam rapat anggota MKD nanti juga akan membahas sejumlah hal terkait kasus tersebut.

"Jam 11.00 WIB rapat internal anggota mahkamah untuk menerima hasil verifikasi suara laporan pak Sudirman Said. Apakah verifikasi sudah cukup kuat dan memenuhi unsur untuk ditingkatkan ke persidangan," ujarnya.

Tentunya jika sidang terbuka maka akan memenuhi harapan masyarakat. Apalagi belasan ribu netizen menginginkan sidang dilakukan secara terbuka.

"Kita tidak perlu didesak karena tata laksana mengatur soal itu. Untuk itu kita rapat internal. Tidak ada alasan ini tertutup karena ini bukan perkara asusila. Di manapun kalau bukan asusila tidak ada alasan tertutup. Imi kan rumah rakyat juga, rakuat perlu tahu," kata Junimart.

"Saya dari awal duduk di MKD menyarankan agar sidang terbuka kecuali asusila dan terkait anak-anak. Ini kan soal etika. Saya kira nggak perlu ada yang ditutupi," imbuh anggota F-PDIP tersebut mengakhiri. Sumber

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Senin, Desember 07, 2015

Pengertian Sosiologi Hukum Dan Ruang lingkup

Ilmu hukum merupakan salah satu disiplin ilmu yang memiliki banyak cabang pembahasan. Salah satu diantara cabang dari ilmu hukum ini dikenal dengan istilah ilmu sosiologi hukum. Cabang ilmu ini, mulai dipelajari manusia sejak tahun 60an.

Sosiologi hukum adalah ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dengan gejala-gejala sosial lainnya secara empiris analitis.




Pemgertian Sosiologi Hukum Menurut Para Ahli

Sosiologi hukum didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara analitis dan empiris menganalisis atau mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dengan gejala-gejala sosial lainnya.

Soerjono Soekanto dalam buku Mengenal Sosiologi Hukum, Penerbit Citra Aditya Bakti, Bandung, 1989)Pengertian sosiologi hukum (sociology of law) adalah pengetahuan hukum terhadap pola prilaku masyarakat dalam konteks sosialnya

Satjipto rahardjo dalam buku Ilmu Hukum, Penerbit Alumni, Bandung, 1982)
Sosiologi hukum merupakan ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dengan gejala-gejala sosial lainnya secara empiris analitis

R.Otje Salman dalam buku Sosiologi Hukum : Suatu Pengantar, Penerbit Armico, Bandung, 1992)
Sosiologi hukum adalah suatu cabang kajian sosiologi yang memusatkan perhatiannya pada ikhwal hukum sebagaiman terwujud sebagai bagian dari pengalaman kehidupan masyarakat sehari-hari.

Soetandyo Wignjosoebroto Sosiologi hukum adalah studi sosiologi terhadap fenomena-fenomena hukum spesifik yang berhubungan dengan masalah legal relation, termasuk proses interaksional dan sosialisasi organisasional, typikasi, abolisasi dan konstruksi sosial .

Objek utama kajian Sosiologi Hukum sebagaimana dikemukakan oleh Achmad Ali (1998: 19:32) ialah sebagai berikut :

Menurut Donald Black dalam mengkaji hukum sebagai government social control, sosiologi hukum mengkaji hukum sebagai suatu kaidah khusus yang berlaku serta dibutuhkan guna menegakkan ketertiban dalam kehidupan masyarakat. Hukum dipandang sebagai suatu rujukan yang akan digunakan oleh pemerintah dalam hal melakukan pengendalian terhadap perilaku warga masyarakat.

Objek utama Sosiologi Hukum lainnya adalah stratifikasi, stratifikasi yang membahas sosiologi hukum bukanlah stratifikasi hukum seperti yang dikemukakan oleh Hans Kelsen dengan teori grundnorm-nya, melainkan stratifikasi dalam sistem kemasyarakatan. Dalam hal ini dapat dibahas dampak adanya stratifikasi sosial terhadap hukum dan pelaksanaan hukum.

Objek utama lain dari kajian Sosiologi Hukum adalah pembahasan tentang perubahan, yang mencakup perubahan hukum dan perubahan masyarakat serta hubungan timbal balik di antara keduanya.

Salah satu persepsi penting dari kajian sosiologi hukum ialah perubahan yang terjadi dalam masyarakat dapat direkayasa, dalam hal ini direncanakan terlebih dahulu oleh pemerintah dengan menggunakan perangkat hukum sebagai alatnya.
Berdasarkan fenomena ini, Menurut Achmad Ali lahirlah konsep law as a tool of social engineering yang berarti bahwa hukum sebagai alat untuk secara sadar mengubah masyarakat atau hukum sebagai alat rekayasa sosial. Oleh karenanya, dalam upaya menggunakan hukum sebagai alat rekayasa sosial diupayakan pengoptimalan efektivitas hukum pun menjadi salah satu topik bahasan sosiologi hukum.

Menurut Gerald Turkel, pendekatan sosiologi hukum menyangkut hubungan hukum dengan moral dan logika internal hukum. Fokus utama pendekatan sosiologi hukum yaitu :

  1. pengaruh hukum terhadap perilaku sosial;
  2. pada kepercayaan-kepercayaan yang dianut oleh masyarakat dalam the social world mereka;
  3. pada organisasi sosial dan perkembangan sosial serta pranata hukum tentang hukum itu dibuat dan kondisi-kondisi sosial yang menimbulkan hukum.

Soiologi Hukum Sebagai Ilmu

Pada lahirnya sosiologi hukum dipengaruhi oleh 3 (tiga) disiplin ilmu, yaitu filsafat hukum, ilmu hukum dan sosiologi yang berorientasi dibidang hukum.

1.Filsa. fat hukum
Konsep yang dilahirkan oleh aliran positivisme (Hans Kelsen) yaitu “stufenbau des recht” atau hukum bersifat hirarkis artinya hukum itu tidak boleh bertentangan dengan ketentuan yang lebih atas derajatnya. Dimana urutannya yaitu :
  • Grundnorm (dasar social daripada hukum)
  • Konstitusi
  • Undang-undang dan kebiasaan
  • Putusan badan pengadilan
Dalam filsafat hukum terdapat beberapa aliran yang mendorong tumbuh dan berkembangnya sosilogi hukum, diantaranya yaitu
  • Mazhab sejarah, tokohnya Carl Von Savigny (hukum itu tidak dibuat, akan tetapi tumbuh da berkembang bersama-sama masyarakat). Hal tersebut merupakan perwujudan dari kesadaran hukum masyarakat, perkembangan hukum dari statu ke control sejalan dengan perkembangan masyarakat sederhana ke masyarakat modern.
  • Mazhab utility, tokohnya Jeremy Bentham (hukum itu harus bermanfaat bagi masyarakat guna mencapai hidup bahagia). Dimana manusia bertindak untuk memperbanyak kebahagiaan dan mengurangi penderitaan dan pembentuk hukum harus membentuk hukum yang adil bagi segenap warga-warga masyarakat secara individual). Rudolph von Ihering (social utilitarianism yaitu hukum merupakan suatu alat bagi masyarakat untuk mencapai tujuan)
  • Aliran sociological jurisprudence, tokohnya Eugen Ehrlich (hukum yang dibuat harus sesuai dengan hukum yang hidup di dalam masyarakat atau living law)
  • Aliran pragmatical legal realism, tokohnya Roscoe Pound (law as a tool of social engineering), Karl Llewellyn, Jerome Frank, Justice Oliver (hakim-hakim tidak hanya menemukan huhum akan tetapi bahkan membentuk hukum)
2. Ilmu hukum
Yang mendukung ilmu soiologi hukum adalah ilmu hukum yang menganggap bahwa hukum itu adalah gejala social.

3. Sosiologi yang berorientasi dibidang hukum

Menurut Emile Durkhain mengungkapkan bahwa dalam masyarakat selalu ada solideritas social yang meliputi :
  • Solideritas social mekanis yaitu terdapat dalam masyarakat sederhana dimana kaidah hukumnya bersifat represif (yang diasosiasikan dalam hukum pidana)
  •  Solideritas social organis yaitu terdapat dalam masyarakat modern dimana kaidah hukumnya bersifat restitutif (yang diasosiasikan dalam hukum perdata)
Max Weber dengan teori ideal type, mengungkapkan bahwa hukum meliputi :
  • Irasionil materil (pembentuk undang-undang mendasarkan keputusan-keputusannya semata-mata pada nilai-nilai emosional tanpa menunjuk pada suatu kaidahpun)
  • Irasionil formal (pembentuk undang-undang dan hakim berpedoman pada kaidah-kaidah diluar akan, oleh karena didasarkan pada wahyu atau ramalan)
  • Rasional materil (keputusan-keputusan para pembentuk undang-undnag dan hakim menunjuk pada suatu kitab suci, kebijaksanaan-kebijaksanaan penguasa atau ideologi)
  •   Rasional formal (hukum dibentuk semata-mata atas dasar konsep-konsep abstrak dari ilmu hukum)
Kegunaan Sosiologi Hukum:
  1. Mengetahui dan memahami perkembangan hukum positif (tertulis/tdk tertulis) di dlm ngr/masyarakat.
  2. Mengetahui efektifitas berlakunya hukum positif di dalam masyarakat.
  3. Mampu menganalisis penerapan hukum di dalam masyarakat.
  4. Mampu mengkonstruksikan fenomena hukum yg terjadi di masyarakat.
  5. Mampu mempetakan masalah-masalah sosial dalam kaitan dengan penerapan hukum di masyarakat.
Ruang Lingkup Sosiologi Hukum
Dalam dunia hukum, terdapat fakta lain yang tidak diselidiki oleh ilmu hukum yaitu pola-pola kelakuan (hukum) warga-warga masyarakat. Ruang lingkup Sosiologi Hukum juga mencakup 2 (dua) hal, yaitu :

  1.  Dasar-dasar sosial dari hukum, contoh: hukum nasional Indonesia, dasar sosialnya adalah Pancasila, dengan ciri-cirinya : gotong-royong, musyawarah-kekeluargaan.
  2. Efek-efek hukum terhadap gejala-gejala sosial lainnya, contoh : UU PMA terhadap gejala ekonomi, UU Pemilu dan Partai Politik terhadap gejala politik, UU Hak Cipta tahun 1982 terhadap gejala budaza, UU Perguruan Tinggi terhadap gejala pendidikan.

Tahap tersebut akan tercapai apabila para sosiolog tidak lagi berperan sebagai teknisi, akan tetapi lebih banyak menaruh perhatian pada ruang lingkup yang lebih luas.

Pada tahap ini, seorang sosilog harus siap untuk menelaah pengertian legalitas agar dapat menentukan wibawa moral dan untuk menjelaskan peran ilmu sosial dalam menciptakan masyarakat yang didasarkan pada keseimbangan hak dan kewajiban yang berorientasi pada keadilan.( Rule of Law menurut Philip Seznick).

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Senin, November 23, 2015

Apa Bedanya Antara Penyiar, Announcer, Presenter, MC, dan Pembawa Acara

Bagi masyarakat awam, pembaca acara dan MC, Penyiar, Announcer, Presenter,seringkali dianggap sebagai pekerjaan yang sama.

Bahkan, ada yang menyebutkan pembawa acara sama dengn protokol. Nah, tahukah Anda di mana letak perbedaan antara pekerjaan ini?

Penyiar, Announcer, Presenter, MC (Master of Ceremony),

dan Pembawa Acara (PA) merupakan profesi yang membutuhkan keterampilan (skill) public speaking. Mereka sama-sama public speaker, pembicara publik, atau orang yang berbicara kepada orang banyak.

Berikut ini penjelasan masing-masing profesi sekaligus perbedaan antara Penyiar, Announcer, Presenter, MC (Master of Ceremony), dan Pembawa Acara (PA).

Penyiar 
Disebut juga Radio Announcer, Radio Host, Radio Personality, atau Radio DJ (Disk Jockey), yaitu orang yang memandu atau membawakan sebuah acara (program) siaran radio, misalnya siaran berita, siaran musik, siaran talkshow, dan sebagainya.

Penyiar memang tidak berhadapan langsung dengan pendengarnya, namun hakikatnya ia Public Speaker juga karena berbicara kepada orang banyak (publik), yakni para pendengar.

Announcer
Terjemahan "resmi" announcer memang penyiar radio (radio announcer), namun ada satu profesi yang khusus disebut announcer, tapi bukan penyiar, yaitu orang yang bertugas mengumumkan (to announce) beragam informasi di sebuah "audio land" supermarket, pameran, bazar, atau pemandu di arena balapan. Orang yang mengumumkan petinju atau pegulat yang akan bertarung juga disebut announcer.

Presenter/Pemandu Acara
Presenter adalah orang yang membawakan dan menyampaikan sebuah informasi, atau narasi dalam sebuah program acara di stasiun televisi. Seperti program acara berita, kuis, game show, talkshow, acara musik, infotainment, olah raga dan reality show

Dalam dunia penyiaran televisi dikenal dua jenis presenter acara, yaitu

1. Presenter berita (news presenter) Presenter yang bertugas membacakan sebuah berita, tidak terlibat dalam proses peliputan, serta penentu sebuah berita. Materi yang dibacakannya telah disusun dan disiapkan oleh redaksi pemberitaan.

2. Presenter acara (non-news) Presenter yang ber
tugas membawakan sebuah program acara, namun tidak terlibat dalam konsep, persiapan serta tanggung jawab dan jalannya acara. Acara yang dibawakan telah disiapkan dan diproduksi oleh masing-masing stasiun televisi atau rumah produksi, seperti presenter musik, infotainment dan kuis.

MC (Emsi)
Singkatan dari Master of Ceremony. Disebut juga Pemandu Acara atau Pembawa Acara (PA). Sebutan MC lebih ditujukan bagi pemandu acara-acara informal, seperti acara hiburan (misalnya konser musik), perayaan ulang tahun, resepsi pernikahan, dan sebagainya.

Peran MC dalam sebua acara antara lain membuka dan menutup acara, mengumumkan susunan acara dan para pembicara atau pengisi acara, mengenalkan pembicara/pengisi acara, membangkitkan antusiasme hadirin, dan sebagainya.

Pembawa Acara (PA)
Disingkat PA. Disebut juga "Pewarah", yaitu pemandu sebuah acara formal-seremonial. Tugasnya sama dengan MC, namun di acara seremonial atau acara formal instansi.

Moderator
Moderator adalah orang yang memimpin, mengatur, dan memandu jalannya diskusi, dialog, debat, seminar, workshop, atau lokakarya. Ia menjadi "penengah" dan mengatur lalu-lintas pembicaraan.

Public Speaker
Semua profesi di atas masuk dalam kategori Public Speaker, pembicara publik, dengan keterampilan utama Public Speaking. Namun, Public Speaker lebih dimaknai sebagai "orang yang menjadi pembicara di berbagai forum --pengajian, pelatihan, seminar, dan sebagainya".

Referensi

http://swaragama.com/stc/?p=250
https://publicspeakingforeveryone.wordpress.com/2015/07/23/beda-antara-penyiar-announcer-presenter-mc-dan-pembawa-acara/
http://www.weblog.co.id/920-beda-antara-penyiar-announcer-presenter-mc-dan-pembawa-acara/details.html
http://www.romelteamedia.com/2014/04/beda-antara-penyiar-announcer-presenter.html

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Senin, November 23, 2015

Baru Tahu Ada Pelatihan Public Speaking Dan Mc Bagi Jamaah Masjid

Saya baru tahu ada Pelatihan Public Speaking Dan MC Bagi Jamaah Masjid malam ini (10/11/2015) saat membaca Pelatihan Public Speaking Dan MC Bagi Jamaah Masjid. Posting ini merupakan bentuk apresiasi, dukungan, dan bentuk kegembiraan saya akan adanya pelatihan tersebut.

Saya baru tahu ada Pelatihan Public Speaking Dan Mc Bagi Jamaah Masjid, mungkin karena saya "jarang baca" berita.

Dewan kemakmuran masjid (DKM) Masjid Raya Bani Umar, pondok aren, Tanggerang selatan menggelar pelatihan public speaking  dan master cremony , kalau menurut saya memanag seharusnya pengurus masjid memeberikan kesempatan kepada para jemaah atau  kepada anak-anak muda remaja masjid untuk menjadi MC.

Maksudnya anak-anak muda atau para jamaah diberi kesempatan untuk mengahasah keterampilan publik speaking mereka dengan menjadi MC . Dari "latihan" itu, nantinya anak-anak muda atau para jemaah  itu akan terbiasa berbicara didepan umum , jadi MC, bahkan seiring meningkatkan wawasan mereka.

Yang saya salut Pelatihan Public Speaking Dan MC sudah di laksnakan pada tanggal 12, 16. 26, dan 30 November 2015, setiap pukul 09-11.30 WIB.

Menurut informasi tujuan pelatihan ini untuk meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri  peserta dalam berbicara didepan umum.

Saya yakin , bicara mereka "berbobot". Secara kan para jemaah "dilatih" untuk berbicara dan dibimbing oleh pakar (Ahli) komunikasi "Tubagus Wahyudi" sekaligus pendiri sekolah kahfi BBC Motivator School.

Pelatihan Public Speaking Dan MC Bagi Jamaah, saya harap ditiru oleh Dewan Pengurus Masjid (DKM) lain guna meneruskan atau mewarisi tardisi publik speaking . Karena dengan publik speaking akan membuat orang lebih berani untuk berbicara didepan umum.

Jadi , para pengurus DKM ynag biasanya  kaum tua (ma'af ya....)  hendaknya legowo untuk memeberikan kesempatan  kepada para jamaah atau anak-anak muda  untuk tampil dipodium .
Gak lama kok paling 5 atau 10 menit doang. Untuk ,menyampaikan pengumuman atau apalah.

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Kamis, November 12, 2015

Pengertian Reproduksi Budaya

Secara sederhana reproduksi berasal dari kata re yaitu kembali dan produksi membuat atau menghasilkan, jadi reproduksi mempunyai arti suatu proses dalam menghasilkan sesuatu yang baru.

Sedangkan budaya adalah suatu pola dari keseluruhan keyakinan dan harapan yang dipegang teguh secara bersama oleh semua anggota organisasi dalam pelaksanaan pekerjaan yang ada dalam organisasi tersebut.

Reproduksi kebudayaan adalah proses penegasan identitas kebudayaan yang dilakukan oleh pendatang, yang dalam hal ini menegaskan kebudayaan asalnya.

Sedangkan proses reproduksi budaya merupakan proses aktif yang menegaskan keberadaannya dalam kehidupan sosial sehingga mengharuskan adanya adaptasi bagi kelompok yang memiliki latar belakang kebudayaan yang berbeda.
Dengan kata lain reproduksi budaya merupakan penegasan budaya asli ke tempat tinggal yang baru.
Reproduksi kebudayaan dilatarbelakangi oleh perubahan wilayah tempat tinggal, latar belakang sosial, latar belakang kebudayaan, yang pada akhirnya akan memberikan warna bagi identitas kelompok dan identitas kesukubangsaan (Abdullah, 2001; Anderson, 1991; Barth, 1998).


Reproduksi budaya ialah bertemunya dua budaya yang berbeda dan satu sama lain saling mempengaruhi sehingga timbul kebudayaan baru yang mengandung unsur dua kebudayaan tersebut.

Salah satu tokoh sosiologi kontemporer, yakni Peirre Bourdieu juga mengemukakan kajian analitisnya tentang reproduksi kebudayaan. Melalui konsepnya tentang habitus dan arena serta hubungan dialektis antara keduanya, Bourdieu mengemukakan analitisnya tentang reproduksi kebudayaan.

Faktor Pendorong Terjadinya Reproduksi Budaya

 Intern 

1. Bertambah atau berkurangnya penduduk

2. Penemuan baru
Jalannya unsur kebudayaan baru yang tersebar ke lain bagian masyarakat, dan cara-cara unsur kebudayaan tadi diterima, dipelajari, dan akhirnya dipakai dalam masyarakat yang bersangkutan.

3. Konflik

Adanya konflik dapat mengakibatkan adanya reproduksi budaya, hal ini dapat dicontohkan dengan gerakan-gerakan masyarakat yang menentang suatu kebijakan sehingga dapat membuat suatu budaya yang baru. Misalnya saat adanya pergolakan masyarakat pada pemerintah Indonesia semasa orde baru yang diakhiri dengan lengsernya Alm.

Ekstern

1. Media Massa
Media massa merupakan salah satu agen sosialisasi masyarakat dan merupakan saluran yang berpengaruh dalam distribusi kebudayaan global yang secara langsung mempengaruhi gaya hidup.

2. Globalisasi

Sumber
https://sosiologibudaya.wordpress.com/2012/03/08/reproduksi-budaya-pemaknaan-ulang-budaya/
https://sosiologibudaya.wordpress.com/2011/03/20/reproduksi-budaya/

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Sabtu, Oktober 31, 2015

Prof. Dr. Selo Soemardjan: Bapak Sosiologi Indonesia

Kalau Anda mengaku mahasiswa sosiologi pasti sudah tahu Prof. Dr. Selo Soemardjan, ya beliau adalah salah satu tokoh sosiologi atau bapak sosiologi Indonesia. Nama Lengkap Kanjeng Pangeran Haryo Prof. Dr. Selo Soemardjan adalah tokoh pendidikan dan pemerintahan Indonesia.

Beliau Penerima Bintang Mahaputra Utama dari pemerintah ini dan sekaligus dekan pertama Fakulitas Pengetahuan Kemasyarakatan kini (Fisip-UI).

Selo Soemardjan ini adalah sosok yang sangat disiplin selalu memberi sifat teladan yang nyata. Berkat beliau masyarakat mendapatkan bekal ilmu penegetahuan.

Prof. Dr. Selo Soemardjan Selain sosok yang disiplin dia juga seorang sosok berintegritas, yang komitmen sosial yang tinggi dan sulit untuk diam. Tidak suka memerintah ia juga memeberikan tauladan kepada orang disekitarnya.

Selama hidupnya Selo Soemardjan  pernah berkarier

  • sebagai pegawai kesultanan/Pemerintahan Daerah Yogyakarta,
  • Kepala Staf Sipil Gubernur Jakarta Raya, 
  • Kepala Sekertaris Staf Keamanan Kabinet Perdana Menteri ,
  • Sekretaris Wakil Presiden RI Sultan Hamengku Buwono IX (1973-1978), 
  • Asisten Wakil Presiden Urusan Kesejahteraan Rakyat (1978-1983) 
  • dan staf ahli Presiden HM Soeharto, 
  • Kepala Biro III Sekretariat Negara merangkap Sekretaris Umum Badan Pemeriksa Keuangan,

Nama Selo di peroleh setelah menjadi camat di Kabupaten Kulonprogo. Saat menjadi camat inilah ia merasa mengawali kariernya sebagai bapak sosiologi. (Wikipedia).

Ia dikenal sebagai Bapak Sosiologi Indonesia setelah tahun 1959-- sesuai meraih gelar doktornya di Cornrll University, AS. Ia kemudian tetap melanjutkan mengajar sosiologi di Universitas Indonesia. Sebagai Ilmuan Selo memiliki beberapa karya tulisan yang sudah dipublikasikan diantaranya Social "Changes In Yogyakarta" dan "Gerakan 10 Mei 1963" di Sukabumi. Penelitian terakhir berjudul "Desentralisasi pemerintahan". Wasalam (www.irwantea.com)

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Selasa, Oktober 27, 2015

Tokoh Sosiologi Emile Durkheim

Durkheim dilahirkan di Épinal, Perancis, yang terletak di Lorraine. Ia berasal dari keluarga Yahudi Perancis yang saleh ayah dan kakeknya adalah Rabi. Hidup Durkheim sendiri sama sekali sekular. Malah kebanyakan dari karyanya dimaksudkan untuk membuktikan bahwa fenomena keagamaan berasal dari faktor-faktor sosial dan bukan ilahi.



Namun, latar belakang Yahudinya membentuk sosiologinya banyak mahasiswa dan rekan kerjanya adalah sesama Yahudi, dan seringkali masih berhubungan darah dengannya.

Durkheim adalah mahasiswa yang cepat matang. Ia masuk ke École Normale Supérieure pada 1879. Angkatannya adalah salah satu yang paling cemerlang pada abad ke-19 dan banyak teman sekelasnya, seperti Jean Jaurès dan Henri Bergson kemudian menjadi tokoh besar dalam kehidupan intelektual Perancis.

Di ENS Durkheim belajar di bawah Fustel de Coulanges, seorang pakar ilmu klasik, yang berpandangan ilmiah sosial. Pada saat yang sama, ia membaca karya-karya Auguste Comte dan Herbert Spencer. Jadi, Durkheim tertarik dengan pendekatan ilmiah terhadap masyarakat sejak awal kariernya. Ini adalah konflik pertama dari banyak konflik lainnya dengan sistem akademik Prancis, yang tidak mempunyai kurikulum ilmu sosial pada saat itu.

Durkheim merasa ilmu-ilmu kemanusiaan tidak menarik. Ia lulus dengan peringkat kedua terakhir dalam angkatannya ketika ia menempuh ujian agrégation – syarat untuk posisi mengajar dalam pengajaran umum – dalam ilmu filsafat pada 1882.

Minat Durkheim dalam fenomena sosial juga didorong oleh politik. Kekalahan Perancis dalam Perang Perancis-Prusia telah memberikan pukulan terhadap pemerintahan republikan yang sekular. Banyak orang menganggap pendekatan Katolik, dan sangat nasionalistik sebagai jalan satu-satunya untuk menghidupkan kembali kekuasaan Perancis yang memudar di daratan Eropa.

Durkheim, seorang Yahudi dan sosialis, berada dalam posisi minoritas secara politik, suatu situasi yang membakarnya secara politik. Peristiwa Dreyfus pada 1894 hanya memperkuat sikapnya sebagai seorang aktivis.

Seseorang yang berpandangan seperti Durkheim tidak mungkin memperoleh pengangkatan akademik yang penting di Paris, dan karena itu setelah belajar sosiologi selama setahun di Jerman, ia pergi ke Bordeaux pada 1887, yang saat itu baru saja membuka pusat pendidikan guru yang pertama di Prancis. Di sana ia mengajar pedagogi dan ilmu-ilmu sosial (suatu posisi baru di Prancis).

Dari posisi ini Durkheim memperbarui sistem sekolah Prancis dan memperkenalkan studi ilmu-ilmu sosial dalam kurikulumnya. Kembali, kecenderungannya untuk mereduksi moralitas dan agama ke dalam fakta sosial semata-mata membuat ia banyak dikritik.

Tahun 1890-an adalah masa kreatif Durkheim. Pada 1893 ia menerbitkan “Pembagian Kerja dalam Masyarakat”, pernyataan dasariahnya tentang hakikat masyarakat manusia dan perkembangannya. Pada 1895 ia menerbitkan “Aturan-aturan Metode Sosiologis”, sebuah manifesto yang menyatakan apakah sosiologi itu dan bagaimana ia harus dilakukan. Ia pun mendirikan Jurusan Sosiologi pertama di Eropa di Universitas Bourdeaux.

Pada 1896 ia menerbitkan jurnal L'Année Sociologique untuk menerbitkan dan mempublikasikan tulisan-tulisan dari kelompok yang kian bertambah dari mahasiswa dan rekan (ini adalah sebutan yang digunakan untuk kelompok mahasiswa yang mengembangkan program sosiologinya). Dan akhirnya, pada 1897, ia menerbitkan “Bunuh Diri”, sebuah studi kasus yang memberikan contoh tentang bagaimana bentuk sebuah monograf sosiologi.

Pada 1902 Durkheim akhirnya mencapai tujuannya untuk memperoleh kedudukan terhormat di Paris ketika ia menjadi profesor di Sorbonne. Karena universitas-universitas Perancis secara teknis adalah lembaga-lembaga untuk mendidik guru-guru untuk sekolah menengah, posisi ini memberikan Durkheim pengaruh yang cukup besar – kuliah-kuliahnya wajib diambil oleh seluruh mahasiswa. Apapun pendapat orang, pada masa setelah Peristiwa Dreyfus, untuk mendapatkan pengangkatan politik, Durkheim memperkuat kekuasaan kelembagaannya pada 1912 ketika ia secara permanen diberikan kursi dan mengubah namanya menjadi kursi pendidikan dan sosiologi.

Pada tahun itu pula ia menerbitkan karya besarnya yang terakhir “Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Keagamaan”.

Perang Dunia I mengakibatkan pengaruh yang tragis terhadap hidup Durkheim. Pandangan kiri Durkheim selalu patriotik dan bukan internasionalis – ia mengusahakan bentuk kehidupan Perancis yang sekular, rasional. Tetapi datangnya perang dan propaganda nasionalis yang tidak terhindari yang muncul sesudah itu membuatnya sulit untuk mempertahankan posisinya.

Sementara Durkheim giat mendukung negaranya dalam perang, rasa enggannya untuk tunduk kepada semangat nasionalis yang sederhana (ditambah dengan latar belakang Yahudinya) membuat ia sasaran yang wajar dari golongan kanan Perancis yang kini berkembang.

Yang lebih parah lagi, generasi mahasiswa yang telah dididik Durkheim kini dikenai wajib militer, dan banyak dari mereka yang tewas ketika Perancis bertahan mati-matian. Akhirnya, René, anak laki-laki Durkheim sendiri tewas dalam perang – sebuah pukulan mental yang tidak pernah teratasi oleh Durkheim. Selain sangat terpukul emosinya, Durkheim juga terlalu lelah bekerja, sehingga akhirnya ia terkena serangan lumpuh dan meninggal pada 1917.

Teori dan gagasan

Perhatian Durkheim yang utama adalah bagaimana masyarakat dapat mempertahankan integritas dan koherensinya pada masa modern, ketika hal-hal seperti latar belakang keagamaan dan etnik bersama tidak ada lagi. Untuk mempelajari kehidupan sosial di kalangan masyarakat modern, Durkheim berusaha menciptakan salah satu pendekatan ilmiah pertama terhadap fenomena sosial.

Bersama Herbert Spencer Durkheim adalah salah satu orang pertama yang menjelaskan keberadaan dan sifat berbagai bagian dari masyarakat dengan mengacu kepada fungsi yang mereka lakukan dalam mempertahankan kesehatan dan keseimbangan masyarakat – suatu posisi yang kelak dikenal sebagai fungsionalisme.

Durkheim juga menekankan bahwa masyarakat lebih daripada sekadar jumlah dari seluruh bagiannya. Jadi berbeda dengan rekan sezamannya, Max Weber, ia memusatkan perhatian bukan kepada apa yang memotivasi tindakan-tindakan dari setiap pribadi (individualisme metodologis), melainkan lebih kepada penelitian terhadap "fakta-fakta sosial", istilah yang diciptakannya untuk menggambarkan fenomena yang ada dengan sendirinya dan yang tidak terikat kepada tindakan individu.

 Ia berpendapat bahwa fakta sosial mempunyai keberadaan yang independen yang lebih besar dan lebih objektif daripada tindakan-tindakan individu yang membentuk masyarakat dan hanya dapat dijelaskan melalui fakta-fakta sosial lainnya daripada, misalnya, melalui adaptasi masyarakat terhadap iklim atau situasi ekologis tertentu.

Dalam bukunya “Pembagian Kerja dalam Masyarakat” (1893), Durkheim meneliti bagaimana tatanan sosial dipertahankan dalam berbagai bentuk masyarakat. Ia memusatkan perhatian pada pembagian kerja, dan meneliti bagaimana hal itu berbeda dalam masyarakat tradisional dan masyarakat modern.

Para penulis sebelum dia seperti Herbert Spencer dan Ferdinand Toennies berpendapat bahwa masyarakat berevolusi mirip dengan organisme hidup, bergerak dari sebuah keadaan yang sederhana kepada yang lebih kompleks yang mirip dengan cara kerja mesin-mesin yang rumit.

Durkheim membalikkan rumusan ini, sambil menambahkan teorinya kepada kumpulan teori yang terus berkembang mengenai kemajuan sosial, evolusionisme sosial, dan darwinisme sosial. Ia berpendapat bahwa masyarakat-masyarakat tradisional bersifat ‘mekanis’ dan dipersatukan oleh kenyataan bahwa setiap orang lebih kurang sama, dan karenanya mempunyai banyak kesamaan di antara sesamanya. Dalam masyarakat tradisional, kata Durkheim, kesadaran kolektif sepenuhnya mencakup kesadaran individual – norma-norma sosial kuat dan perilaku sosial diatur dengan rapi.

Dalam masyarakat modern, demikian pendapatnya, pembagian kerja yang sangat kompleks menghasilkan solidaritas 'organik'. Spesialisasi yang berbeda-beda dalam bidang pekerjaan dan peranan sosial menciptakan ketergantungan yang mengikat orang kepada sesamanya, karena mereka tidak lagi dapat memenuhi seluruh kebutuhan mereka sendiri. Dalam masyarakat yang ‘mekanis’, misalnya, para petani gurem hidup dalam masyarakat yang swa-sembada dan terjalin bersama oleh warisan bersama dan pekerjaan yang sama.

Dalam masyarakat modern yang 'organik', para pekerja memperoleh gaji dan harus mengandalkan orang lain yang mengkhususkan diri dalam produk-produk tertentu (bahan makanan, pakaian, dll) untuk memenuhi kebutuhan mereka. Akibat dari pembagian kerja yang semakin rumit ini, demikian Durkheim, ialah bahwa kesadaran individual berkembang dalam cara yang berbeda dari kesadaran kolektif – seringkali malah berbenturan dengan kesadaran kolektif.

Durkheim menghubungkan jenis solidaritas pada suatu masyarakat tertentu dengan dominasi dari suatu sistem hukum. Ia menemukan bahwa masyarakat yang memiliki solidaritas mekanis hukum seringkali bersifat represif: pelaku suatu kejahatan atau perilaku menyimpang akan terkena hukuman, dan hal itu akan membalas kesadaran kolektif yang dilanggar oleh kejahatan itu; hukuman itu bertindak lebih untuk mempertahankan keutuhan kesadaran. Sebaliknya, dalam masyarakat yang memiliki solidaritas organik, hukum bersifat restitutif: ia bertujuan bukan untuk menghukum melainkan untuk memulihkan aktivitas normal dari suatu masyarakat yang kompleks.

Jadi, perubahan masyarakat yang cepat karena semakin meningkatnya pembagian kerja menghasilkan suatu kebingungan tentang norma dan semakin meningkatnya sifat yang tidak pribadi dalam kehidupan sosial, yang akhirnya mengakibatkan runtuhnya norma-norma sosial yang mengatur perilaku. Durkheim menamai keadaan ini anomie. Dari keadaan anomie muncullah segala bentuk perilaku menyimpang, dan yang paling menonjol adalah bunuh diri.

Durkheim belakangan mengembangkan konsep tentang anomie dalam "Bunuh Diri", yang diterbitkannya pada 1897. Dalam bukunya ini, ia meneliti berbagai tingkat bunuh diri di antara orang-orang Protestan dan Katolik, dan menjelaskan bahwa kontrol sosial yang lebih tinggi di antara orang Katolik menghasilkan tingkat bunuh diri yang lebih rendah.

Menurut Durkheim, orang mempunyai suatu tingkat keterikatan tertentu terhadap kelompok-kelompok mereka, yang disebutnya integrasi sosial. Tingkat integrasi sosial yang secara abnormal tinggi atau rendah dapat menghasilkan bertambahnya tingkat bunuh diri: tingkat yang rendah menghasilkan hal ini karena rendahnya integrasi sosial menghasilkan masyarakat yang tidak terorganisasi, menyebabkan orang melakukan bunuh diri sebagai upaya terakhir, sementara tingkat yang tinggi menyebabkan orang bunuh diri agar mereka tidak menjadi beban bagi masyarakat.

Menurut Durkheim, masyarakat Katolik mempunyai tingkat integrasi yang normal, sementara masyarakat Protestan mempunyai tingat yang rendah. Karya ini telah memengaruhi para penganjur teori kontrol, dan seringkali disebut sebagai studi sosiologis yang klasik.

Akhirnya, Durkheim diingat orang karena karyanya tentang masyarakat 'primitif' (artinya, non Barat) dalam buku-bukunya seperti "Bentuk-bentuk Elementer dari Kehidupan Agama" (1912) dan esainya "Klasifikasi Primitif" yang ditulisnya bersama Marcel Mauss. Kedua karya ini meneliti peranan yang dimainkan oleh agama dan mitologi dalam membentuk pandangan dunia dan kepribadian manusia dalam masyarakat-masyarakat yang sangat 'mekanis' (meminjam ungkapan Durkheim)

Tentang pendidikan

Durkheim juga sangat tertarik akan pendidikan. Hal ini sebagian karena ia secara profesional dipekerjakan untuk melatih guru, dan ia menggunakan kemampuannya untuk menciptakan kurikulum untuk mengembangkan tujuan-tujuannya untuk membuat sosiologi diajarkan seluas mungkin.

Lebih luas lagi, Durkheim juga tertarik pada bagaimana pendidikan dapat digunakan untuk memberikan kepada warga Prancis semacam latar belakang sekular bersama yang dibutuhkan untuk mencegah anomi (keadaan tanpa hukum) dalam masyarakat modern. Dengan tujuan inilah ia mengusulkan pembentukan kelompok-kelompok profesional yang berfungsi sebagai sumber solidaritas bagi orang-orang dewasa.

Durkheim berpendapat bahwa pendidikan mempunyai banyak fungsi:

1) Memperkuat solidaritas sosial

Sejarah: belajar tentang orang-orang yang melakukan hal-hal yang baik bagi banyak orang membuat seorang individu merasa tidak berarti.
Menyatakan kesetiaan: membuat individu merasa bagian dari kelompok dan dengan demikian akan mengurangi kecenderungan untuk melanggar peraturan.

2) Mempertahankan peranan sosial

Sekolah adalah masyarakat dalam bentuk miniatur. Sekolah mempunyai hierarkhi, aturan, tuntutan yang sama dengan "dunia luar". Sekolah mendidik orang muda untuk memenuhi berbagai peranan.

3) Mempertahankan pembagian kerja.

Membagi-bagi siswa ke dalam kelompok-kelompok kecakapan. Mengajar siswa untuk mencari pekerjaan sesuai dengan kecakapan mereka.


Referensi
Durkheim, The Division of Labor in Society, (1893) The Free Press reprint 1997, ISBN 0-684-83638-6
Durkheim, Rules of Sociological Method, (1895) The Free Press 1982, ISBN 0-02-907940-3
Durkheim, Suicide, (1897), The Free Press reprint 1997, ISBN 0-684-83632-7
Durkheim, The Elementary Forms of the Religious Life, (1912, English translation by Joseph Swain: 1915) The Free Press, 1965. ISBN 0-02-908010-X, new translation by Karen E. Fields 1995, ISBN 0-02-907937-3
Durkheim, Professional Ethics and Civic Morals, (1955) English translation by Cornelia Brookfield 1992, ISBN 0-415-06225-X
Steven Lukes: Emile Durkheim: His Life and Work, a Historical and Critical Study. Stanford University Press, 1985.
https://id.wikipedia.org/wiki/%C3%89mile_Durkheim

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Jumat, Oktober 23, 2015

Pengertian Gerakan Sosial & Macam-macam Gerakan Sosial

Gerakan social (bahasa Inggris:social movement) adalah aktifitas social berupa gerakan sejenis tindakan sekelompok yang merupakan kelompok informal yang berbentuk organisasi, berjumlah besar atau individu yang secara spesifik berfokus pada suatu isu-isu social atau politik dengan melaksanakan, menolak atau mengkampanyekan sebuah perubahan social.






Macam-macam Gerakan Sosial
 1.Gerakan Protes.
Gerakan protes adalah gerakan yang bertujuan mengubah atau menentang sejumlah kondisi sosial yang ada. Ini adalah jenis yang paling umum dari gerakan sosial di sebagian besar negara industri.  misalnya, gerakan ini diwakili oleh gerakan hak-hak sipil, gerakan feminis, gerakan hak kaum gay, gerakan antinuklir, gerakan perdamaian.

2.Gerakan Regresif atau disebut juga Gerakan Resistensi.
Gerakan Regresif ini adalah gerakan sosial yang bertujuan membalikkan perubahan sosial atau menentang sebuah gerakan protes.
Misalnya, adalah gerakan antifeminis yang menentang perubahan dalam peran dan status perempuan. Contoh lain adalah gerakan moral, yang menentang tren ke arah kebebasan seksual yang lebih besar. 
3. Gerakan Religius.
 Gerakan religius dapat dirumuskan sebagai gerakan sosial yang berkaitan dengan isu-isu spiritual atau hal-hal yang gaib (supernatural), yang menentang atau mengusulkan alternatif terhadap beberapa aspek dari agama atau tatanan kultural yang dominan.

4.Gerakan Komunal, atau ada juga yang menyebut Gerakan Utopia.
Gerakan komunal adalah gerakan sosial yang berusaha melakukan perubahan lewat contoh-contoh, dengan membangun sebuah masyarakat model di kalangan sebuah kelompok kecil.
Seperti: membangun rumah kolektif, yang secara populer dikenal sebagai komune (communes), di mana orang tinggal bersama, berbagi sumberdaya dan kerja secara merata, dan mendasarkan hidupnya pada prinsip kesamaan (equality).
5. Gerakan Perpindahan.
Orang yang kecewa mungkin saja melakukan perpindahan. Ketika banyak orang pindah ke suatu tempat pada waktu bersamaan, ini disebut gerakan perpindahan sosial (migratory social movement).
Contohnya: migrasi orang Irlandia ke Amerika setelah terjadinya panen kentang, serta kembalinya orang Yahudi ke Israel, yang dikenal dengan istilah Gerakan Zionisme.
6. Gerakan Ekspresif.
Jika orang tak mampu pindah secara mudah dan mengubah keadaan secara mudah, mereka mungkin mengubah sikap.
Melalui gerakan ekspresif, orang mengubah reaksi mereka terhadap realitas, bukannya berupaya mengubah realitas itu sendiri.
 Banyak ragam gerakan ekspresif, mulai dari musik, busana, sampai bentuk yang serius, semacam gerakan keagamaan dan aliran kepercayaan.

7. Kultus Personal.
 Kultus personal biasanya terjadi dalam kombinasi dengan jenis-jenis gerakan lain. Gerakan sosial jenis ini berpusat pada satu orang, biasanya adalah individu yang kharismatis, dan diperlakukan oleh anggota gerakan seperti dewa. Kultus personal ini tampaknya umum di kalangan gerakan-gerakan politik revolusioner atau religius. #Catatan Kuliah Gerakan Sosial

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Selasa, Oktober 13, 2015

Akibat Revolusi Perancis Bagi Perancis Maupun Bagi Dunia


Semangat Revolusi Perancis dengan cepat menjalar dan membawa pengaruh yang luas dalam berbagai bidang. Akibat revolusi Perancis, baik bagi Perancis maupun bagi dunia dapat dirinci sebagai berikut :

#Bagi Perancis

1.  Bidang politik
  • Nasionalisme menjadi diperkuat dan mencapai puncak pada masa pemerintahan Kaisar Napoleon.
  • Undang-Undang Dasar merupakan kekuasaan tertinggi
  • Timbulnya pengertian republik. Mula-mula revolusi Perancis bersifat liberal (1789-1792), kemudian bersifat radikal (1792-1795). Dalam masa radikal inilah pemerintahan disusun secara republik. Pemerintahan raja dianggap dianggap kurang tepat karena secara turun temurun. Timbullah ide republik yang kepala negara dipilih oleh rakyat.
  • Timbulnya ide tentang aksi revolusioner, yaitu penggunaan kekuatan rakyat dalam revolusi
2.  Bidang ekonomi
  • Kapitalisme berkembang karena yang berkuasa adalah golongan borjuis.
  • Petani menjadi pemilik tanah, bukan lagi penyewa tanah.
  • Penghapusan sistem pajak feodal.
  • Penghapusan gilda dan berkembang perdagangan bebas.
  • Timbulnya industri besar. Hal ini dimungkinkan karena Napoleon banyak memberi subsidi pada industri-industri besar.
3.  Bidang sosial
  • Dihapuskannya feodalisme.
  • Adanya susunan masyarakat yang baru, yakni petani, buruh, golongan pertengahan, dan kapitalis.
  • Terciptanya bangsawan baru dalam masyarakat bukan karena keturunan, tapi karena berjasa pada negara.
  • Pendidikan dan pengajaran yang merata untuk semua lapisan masyarakat.
 # Bagi Dunia.

1. Bidang Politik
  • Tersebarnya paham liberalisme ke berbagai negara di Eropa.
  • Semboyan Revolusi Perancis “Liberte, Egalite, Fraternite” (Kebebasan, Persamaan, Persaudaraan) menggema ke berbagai negara Eropa dan menjadi spirit dalam melawan raja-raja absolut.
  • Tersebarnya paham demokrasi.
  • Nasionalisme di Eropa timbul sebagai akibat tindakan sewenang-wenang Napoleon terhadap negara-negara Eropa yang hampir seluruhnya berhasil dikuasai.
  • Aksi revolusioner di Perancis dalam masa revolusi ditiru oleh negara-negara Eropa lainnya.
2. Bidang Ekonomi
  • Berkembangnya industri-industri di Eropa.
  • Kehidupan perdagangan beralih dari daerah pantai Eropa ke pedalaman.
  • Inggris kehilangan pasar di Eropa.
3. Bidang Sosial
  • Penghapusan feodalisme.
  • Pendidikan dan pengajaran yang merata untuk semua lapisan masyarakat.
  • Code Napoleon digunakan oleh masyarakat Eropa. Belanda menerapkannya hingga tahun 1838, Jerman sampai tahun 1910. Code Napoleon besar pengaruhnya dalam hukum di negara-negara Eropa.
Doc. Catatan Kuliah Pribadai.


Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Minggu, Oktober 11, 2015

Templates Gratis dan Keren-Keren Untuk Blogger

Dibawah ini adalah beberapa contoh template untuk blog yang menggunakan Platform Blogspot atau blogger, template ini menurut saya keren dan bagus. Dan Anda bisa mendownloadnya Gratis..selain itu template-template ini SEO Priendly dan Responsive.


                                    Templates Gratis dan Keren-Keren Untuk Blogger

















Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Jumat, Oktober 09, 2015

Membuat Gallery Photo Di Blog

Cara mudah membuat Gallery Photo di Blogspot, dengan menggunakan CSS3 dan tanpa JavaScrirt, memang bisa ya kalau tidak menggunakan Javascript? Ya pasti lah bisa di dunia ini tidak ada yang tidak bisa,, hehehe, Mrni hanya dengan CSS3 seperti User Select Box-Sizing, transition box-shadow dan transform.

Pada gallery photo ini Anda bisa mengkliknya untuk mendapatkan efek zoom dan bisa menggunakan tombol tab pada keyword untuk melihat image/photo selanjutnya.

Bagaimana cara membuat Gallery photo di Blog,? Silahkan ikuti tutorialnya dibawah ini.

Login ke akun blogger anda
Pada dasbor pilih Template >> Edit HTML >> Proceed
Klik Ctrl+F cari kode ]]></b:skin
Tambahkan kode CSS berikut diatas kode ]]></b:skin>

/* Photo Gallery styles */   
.gallery {      
margin: 100px auto 0;    
width: 800px;    
}      
.gallery a {
display: inline-block;
height: 135px;
position: relative;
width: 180px;
/* CSS3 Prevent selections */
-moz-user-select: none;
 -webkit-user-select: none;
-khtml-user-select: none;
user-select: none; 

.gallery a img { 
border: 8px solid #fff;
border-bottom: 20px solid #fff; 
cursor: pointer;
display: block; 
left: 0px;
 position: absolute;
top: 0px;
width: 100%;
z-index: 1;
/* CSS3 Box sizing property */
-moz-box-sizing: border-box;
-webkit-box-sizing: border-box;
 -o-box-sizing: border-box;
box-sizing: border-box;
/* CSS3 transition rules */ 
-webkit-transition: all 1.0s ease;
-moz-transition: all 1.0s ease; 
 -o-transition: all 1.0s ease;
transition: all 1.0s ease;
/* CSS3 Box Shadow */ 
-moz-box-shadow: 2px 2px 4px #444;
 -webkit-box-shadow: 2px 2px 4px #444;
-o-box-shadow: 2px 2px 4px #444;
box-shadow: 2px 2px 4px #444;
}       

/* Custom CSS3 rotate transformation */ 
.gallery a:nth-child(1) img { 
 -moz-transform: rotate(-25deg); 
-webkit-transform: rotate(-25deg); 
transform: rotate(-25deg); 

.gallery a:nth-child(2) img {  
-moz-transform: rotate(-20deg); 
-webkit-transform: rotate(-20deg);
transform: rotate(-20deg);
}       

.gallery a:nth-child(3) img { 
-moz-transform: rotate(-15deg);
-webkit-transform: rotate(-15deg);
transform: rotate(-15deg);
}       

.gallery a:nth-child(4) img {
 -moz-transform: rotate(-10deg);
-webkit-transform: rotate(-10deg);
 transform: rotate(-10deg);
}       

.gallery a:nth-child(5) img {
-moz-transform: rotate(-5deg);
-webkit-transform: rotate(-5deg); 
 transform: rotate(-5deg);
}       

.gallery a:nth-child(6) img { 
-moz-transform: rotate(0deg); 
-webkit-transform: rotate(0deg); 
transform: rotate(0deg);
}       

.gallery a:nth-child(7) img {
-moz-transform: rotate(5deg);
-webkit-transform: rotate(5deg);
transform: rotate(5deg);
}       

.gallery a:nth-child(8) img {
-moz-transform: rotate(10deg);
-webkit-transform: rotate(10deg);
transform: rotate(10deg); 
}       

.gallery a:nth-child(9) img { 
-moz-transform: rotate(15deg); 
-webkit-transform: rotate(15deg); 
transform: rotate(15deg);
}       

.gallery a:nth-child(10) img {
-moz-transform: rotate(20deg);
-webkit-transform: rotate(20deg);
 transform: rotate(20deg);
}       

.gallery a:nth-child(11) img {
-moz-transform: rotate(25deg);
-webkit-transform: rotate(25deg);
transform: rotate(25deg);
}       

.gallery a:nth-child(12) img {
-moz-transform: rotate(30deg);
 -webkit-transform: rotate(30deg);
transform: rotate(30deg);
}       

.gallery a:focus img { 
cursor: default;
height: 250%; 
left: -150px;    
 top: -100px;   
position: absolute;
width: 250%;
z-index: 25;
/* CSS3 transition rules */ 
-webkit-transition: all 1.0s ease;
    -moz-transition: all 1.0s ease;
 -o-transition: all 1.0s ease; 
    /* CSS3 transform rules */ 
-moz-transform: rotate(0deg);  
-webkit-transform: rotate(0deg); 
-o-transform: rotate(0deg);
transform: rotate(0deg);.

Save Template.

Anda bisa menampilkan gallery photo keren ini dalam postingan atau pada halaman mandiri blog anda dengan menambahkan kode berikut pada bagian HTML.

<div class="gallery">
<a tabindex="1"><img src="IMAGE LINK"></a>  
<a tabindex="2"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="3"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="4"><img src="IMAGE LINK"></a>  
<a tabindex="5"><img src="IMAGE LINK"></a>  
<a tabindex="6"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="7"><img src="IMAGE LINK"></a>  
<a tabindex="8"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="9"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="10"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="11"><img src="IMAGE LINK"></a>    
<a tabindex="12"><img src="IMAGE LINK"></a>    
</div>

Ganti IMAGE LINK dengan alamat Gambar/Photo Anda.

Demikian cara membuat Gallery photo diblogspot, semoga bermanfaat,, Good Lock and Happy Blogging. Sumber

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Minggu, September 27, 2015

Penyebab Terjadinya Money Politic (Politik Uang) Pilkada dan Pemilu

Persoalaan pemilihan Kepala daerah serentak yang sudah didepan mata tak hanya pada masalah calon tunggal. Masalah politik uang tetap bakalan marak, kesadaran berpolitik yang sehat dan bersih masih sulit untuk diwujudkan.

Pengamat politik dari Universitas Indonesia Hamdi Muluk mengatakan politik uang masih akan tetap banyak terjadi di pilkada. “Money politics atau lebih tepatnya disebut vote buying sulit untuk dilepaskan dalam pemilihan kepala daerah,”

Praktik jual beli suara, akan menyebar secara merata di daerah-daerah terutama yang banyak masyarakat miskinnya. Penyebab maraknya politik uang juga tak lepas dari tingkat kesadaran berpolitik yang rendah, baik dari masyarakat maupun dari pihak calon kepala daerahnya.

Bahayanya dampak politik uang bagi masyarakat. “Hanya dengan semisal uang Rp 250 ribu yang diterima tapi nantinya bisa menghambat laju pembangunan di daerahnya karena kepala daerahnya tersangkut kasus korupsi ke depannya."
Pakar psikologi politik itu menilai mayoritas masyarakat banyak yang hanya melihat kepentingan jangka pendek ketimbang jangka panjang dari ajang pilkada. “Untuk mendidik masyarakat memang membutuhkan waktu yang panjang."

Politik uang bakal sulit terjadi kalau calon-calon kepala daerahnya memiliki kualitas yang baik dan populer di masyarakatnya. Misalnya seperti Tri Rismaharini di Surabaya, Ridwan Kamil di Bandung atau Ahok di Jakarta.

Namun, menurut Hamdi tidak tertutup kemungkinan praktik politik uang tetap terjadi di Jakarta, misalnya. “Di Jakarta yang heterogen ini penduduk miskinnya ada banyak sekali yang bisa menjadi sasaran politik uang dari calon-calon kepala daerah saat pilkada nanti,” kata dia.
kalau masyarakat suatu daerah sudah banyak yang sejahtera tentunya akan sulit untuk memainkan politik uang. “Memang mereka berani mau bayar satu suara berapa,”
Jika dilihat dari masyarakatnya, ada beberapafaktor mengapa banyak rakyat yang terlibat dalam politik uang, antara lain :

Masyarakat miskin.
Sebagaimana kita ketahui, angka kemiskinan di Indonesia cukup tinggi.Kemiskinan adalah keadaan dimana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan.

Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar, ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjan.

Kondisi miskin tersebut seperti memaksa dan menekan sebagian masyarakat untuk segera mendapat uang.Money politic pun menjadi ajang para rakyat untuk berebut uang.

 Mereka yang menerima uang terkadang tidak memikirkan konsekuensi yang akan diterima yaitu, tindakan suap dan jual beli suara yang jelas melanggar hukum. Yang terpenting adalah mereka mendapat uang dan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.

Rendahnya pengetahuan masyarakat tentang politik.
Tidak semua orang tahu apa itu politik, bagaimana bentuknya, serta apa yang ditimbulkan dari politik. Itu semua bias disebabkan karena tidak ada pembelajaran tentang politik di sekolah-sekolah atau masyarakatnya sendiri yang memang acuh terhadap politik di Indonesia.

Sehingga ketika ada pesta politik, seperti pemilu, masyarakat tersebut akan bersikap acuh dengan pemilu. Tidak mengenal partai, tidak masalah.Tidak tahu calon anggota legislatif, tidak masalah. Bahkan mungkin, tidak ikut pemilu pun tidak masalah.

Kondisi seperti ini menyebabkan maraknya politik uang. Rakyat yang acuh dengan pemilu dengan mudah menerima pemberian dari para peserta pemilu.Politik uang pun dianggap tidak masalah bagi mereka.

Mereka tidak akan berpikir jauh ke depan bahwa uang yang diberikan itu suatu saat akan 'ditarik' kembali oleh para caleg yang nantinya terpilih menjadi anggota legislatif. Mereka tidak menyadari adanya permainan politik yang sebenarnya justru merugikan diri mereka sendiri.

Kebudayaan. 
Saling memberi dan jika mendapat rejeki, tidak boleh ditolak.Begitulah ungkapan yang nampaknya telah melekat dalam diri bangsa Indonesia.

Uang dan segala bentuk politik uang dari peserta pemilu dianggap sebagai rejeki bagi masyarakat yang tidak boleh ditolak. Dan karena sudah diberi, secara otomatis masyarakat harus memberi sesuatu pula untuk peserta pemilu, yaitu dengan memilih, menjadi tim sukses, bahkan ikut menyukseskan politik uang demi memenangkan peserta pemilu tersebut.

 Hal itu semata-mata dilakukan sebagai ungkapan terimakasih dan rasa balas budi masyarakat terhadap caleg yang memberi uang.

Dalam hal ini kebudayaan yang sejatinya bersifat benar dan baik, telah melenceng dan disalahartikan oleh masyarakat.Saling memberi tidak lagi dalam hal kebenaran melainkan untuk suatu kecurangan. Masyarakat tradisional yang masih menjunjung tinggi budaya ini menjadi sasaran empuk bagi para caleg untuk melakukan politik uang tanpa dicurigai.

Sebagai salah satu cara untuk menekan maraknya politik uang, menurut Hamdi, harus ada tindakan tegas dari penyelenggara pilkada. “Badan Pengawas Pemilu mesti memberi sanksi yang tegas kepada calon kepala daerah yang terbukti melanggar kalau ada yang melaporkan," Bawaslu memang dituntut untuk bekerja lebih keras.”

Referensi
http://www.hukumpedia.com/hasunachan/sebab-akibat-politik-uang-pada-pemilu
http://www.cnnindonesia.com/politik/20150801211218-32-69525/politik-uang-hantui-ajang-pilkada-serentak/
Wikipedia 

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Rabu, September 16, 2015

Hal Yang Harus di Perhatikan Saat Berbelanja Online

 Hal Yang Harus di Perhatikan Saat Berbelanja OnlineTren Belanja online sekarang ini sangat meningkat Dengan diskon dan promo yang ditawarkan para penjual dan situs e-commerce online shopping membuat Anda terkadang makin senang dan nyaman berbelanja online. 

Belanja online tentu sangat mengasyikkan tentunya belanja online bisa lebih menghemat waktu,, sambil bekerja buka laptop atau smartphone, Anda bisa langsung melihat, memilih dan memesan barang yang Anda inginkan.

Saat belanja pakaian Anda namun harus memberikan perhatian ekstra. Anda harus detail dalam memilih dan mengamati barang yang dijual, agar tidak menyesal nantinya. 4 Hal Yang Harus di Perhatikan Saat Berbelanja Online diantaranya :

Siap untuk menyesuaikan
Ingat, Anda harus menjadi sedikit fleksibel saat berbelanja online karena warna yang mereka munculkan di monitormu mungkin tidak sama dengan kenyataannya. Tentu saja, Anda tidak harus menjaga sesuatu yang menunjukkan perbedaan besar dari gambar asli, tapi sedikit perbedaan adalah biasa.

Buka Situs Berbelanja Online Resmi
Buka dan tandailah situs online yang resmi sebagai informasi penting saat ingin melakukan belanja online. Saat ini sudah banyak e-commerce sebagai situs resmi belanja online sebagai media untuk berbelanja online. Cara ini dapat meminimalisir kemungkinan Anda tertipu dengan situs buatan para calon penipu.

Perhatikan Detail Info Produk
Sering merasa kecewa dengan apa yang sudah dibeli lewat online shopping? Salah satu masalahnya Anda mungkin kurang membaca lagi info detail produk tersebut. Tidak ada salahnya kan membaca atau menghubungi customer service untuk bertanya tentang produk atau barang yang Anda inginkan terlebih dahulu sebelum membeli.

Catat
Jika Anda telah belanja online untuk beberapa kali saat ini, Anda harus membuat catatan. Ini akan membantu Anda. Catat dengan detail. Ketahui bagaimana perbedaan berbagai item dari berbagai merek ini akan membuat pembelian di masa yang akan datang jauh lebih mudah.

Gunakan Ponsel Berteknologi 4G LTE
Berbelanja online berarti Anda harus siap bersahabat dengan internet. Tandanya Anda membutuhkan dan harus menggunakan ponsel smartphone dengan jaringan yang cepat untuk bisa membantu Anda berbelanja. Dengan begitu, pemilihan barang dan proses pembayaran dapat berjalan dengan lancar. Memiliki ponsel berteknologi 4G LTE seperti Andromax 4G LTE, akan menghemat waktu saat berbelanja online


Gunakan kartu kredit, jangan debit
Ini satu tips belanja online yang patut diperhatikan: gunakan kartu kredit, bukan kartu debit. Karena kartu kredit biasanya sudah dilengkapi dengan perlindungan terhadap penipuan, kiriman yang hilang dan barang yang rusak serta berbagai masalah lainnya.
Pastikan penyedia kartu kredit Anda menawarkan hal itu. Masalah utama dari kartu debit, jika digunakan online, adalah bahwa kartu itu merupakan sambungan langsung ke rekening bank Anda. Jika penipu berhasil mencuri nomor kartu kredit mereka, bencana yang timbul mungkin tak terlalu besar. Tapi bayangkan jika yang bobol adalah kartu debit Anda.
Perhatikan hal-hal kecil
Ada beberapa hal kecil yang harus diperhatikan saat belanja online:

- Privacy Statements (pernyataan soal kerahasiaan data), periksa dan baca dulu kebijakan penjual online soal data pribadi Anda sebelum melakukan pembelian. Pastikan mereka tak akan menjual informasi pribadi pada pihak lain.

- Return Policies (kebijakan soal pengembalian barang), hal semacam ini lebih penting di belanja online ketimbang di dunia fisik. Baju yang nampak berwarna biru muda di layar monitor bisa jadi akan terlihat biru tua saat sampai di tangan Anda. Akankah toko menerima pengembalian semacam ini? Adakah biaya terkait hal itu? Cari tahu sebelum Anda membeli.

- Terms of Agreement (kesepakatan) , jika pembelian melibatkan layanan gerbang pembayaran (payment gateway) online, seperti PayPal, pastikan Anda memahami bahwa layanan itu juga akan melindungi Anda dari hal-hal merugikan.

- Gift Cards (voucher hadiah), saat ini makin banyak hadiah yang dihadirkan dalam bentuk voucher. Hal ini disukai oleh para konsumen dan banyak membantu saat belanja di waktu yang sempit. Pastikan Anda mengetahui kebijakan dari penggunaan setiap kartu voucher tersebut

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Sabtu, September 12, 2015

Cara Meningkatkan Keterampilan Menulis Untuk Pemula


Mungkin kita seringkali bertanya-tanya kepada orang lain,atau kepada diri kita sendiri,Kenapa Tidak bisa menulis ? atau mungkin kita juga seringkali kagum pada keterampilan menulis seseorang yang semakin hari semakin baik, sedangkan kemampuan menulis kita masih belum maju (diem ditempat).

Sekali-sekali kita sering iri pada tulisan seseorang yang telah mampu menulis dengan lancar dan baik , sedangkan kita sendiri menyusun paragraf menajdi bab saja susahnya minta ampun.

Menulis bisa membuka jendela informasi baru, menulis bisa mempercepat proses belajar Anda, menulis juga bisa menjadi pekerjaan yang menarik dan menghasilkan uang.  Namun kenyataannya tidak semua orang bisa menulis.  Saya akan berbagai Cara Meningkatkan Kemampuan Menulis.

Bagaimana, sih, cara menjadi penulis seperti mereka? Jawabannya Sederhana, yaitu niat, motivasi, dan latihan.

Hambatan Menulis untuk Pemula terutama "takut salah" dan "takut gak bagus". Hambatan utama penulis  adalah "malas" dan "tidak sempat". Penyakit malas alias "unmotivated" (tidak termotivasi).

Dalam artikel ini, saya akan membahas beberapa tips yang akan membantu Anda meningkatkan kemampuan menulis.

Membaca
Dengan membaca berarti kita mempunyai lebih banyak sumber, referensi, dan informasi untuk ditulis. Membaca di sini tidak berarti harus buku, koran, atau majalah tapi juga halaman-halaman di internet.

Menulislah setiap hari
Menulis buku harian, surat untuk sahabat atau sisihkan satu jam atau lebih untuk menulis bebas. Anda bisa memilih topik dan mulai menulis. Menulis adalah keterampilan atau SKILL yang membutuhkan latihan. Jadi lakukanlah setiap hari.

Menulis buku harian
Para penulis besar tidak jarang memulai karirnya dari buku harian. Jika anda terbiasa menulis buku harian, mulai sekarang, cobalah mengubah bahasanya menjadi bahasa Inggris. Jika anda kehabisan kosakata, bukalah kamus untuk membantu anda memperkaya tulisan anda dengan kosakata baru.

Jangan bosan untuk mengedit
Setiap penulis bisa menemukan sesuatu untuk mengubah karya terbesar mereka jika mereka diberikan kesempatan untuk mengedit.
Editing adalah salah satu bagian yang paling penting dari menulis. Setelah Anda menyelesaikan tulisan, duduklah seharian dan kemudian bacalah tulisan anda dengan mata segar. 
Perbaikilah kesalahan dalam mengetik atau membuang seluruh paragraf, atau lakukan apa pun untuk membuat karya Anda lebih baik. Kemudian ketika Anda selesai, bacalah lagi hingga anda yakin tulisan anda telah sempurna.

Meniru penulis favorit
Meiru boleh, tapi cantumkan sumbernya, jangan menjadi seorang plagiat.Pelajari apa yang dilakukan penulis-penulis tersebut. Apa daya tarik dari tulisan mereka. Dan bumbu-bumbu apa yang bisa menjadi tolak ukur, sehingga saat Anda memutuskan untuk memulai menulis, dengan harapan bisa seperti mereka.

Cari partner
Kebosanan saat menulis pasti selalu ada. Partner atau mitra akan membantu rasa kebosanan Anda. Jika Anda seorang pekerja kantoran dan memiliki karyawan yang banyak, di antara mereka pasti ada yang ingin menjadi penulis. Karena Anda sudah biasa dalam menulis, tidak salahnya mengajaknya menjadi partner, ataupun cari di tempat lain.
Partner akan membantu saat Anda mengalami kebuntuan dan Anda bisa bertanya-tanya atau sekedar mendengar pendapat dari partner tersebut (umpan balik).
Perhatikan mood Anda.
Kondisi perasaan kita sangat berpengaruh terhadap kualitas tulisan yang dihasilkan. Ketika perasaan kita galau tidak menentu maka hasil tulisan kita pun akan terkesan berantakan dan asal-asalan. Tulisan merupakan cerminan dari kepribadian dan intelektual penulisnya. Jadi, menulis dalam keadaan mood yang baik akan sangat berpengaruh dalam menghasilkan kualitas tulisan yang bagus.

Belajar Menulis Sesuai EYD
Cara meningkatkan kemampuan menulis yang paling mudah adalah belajar sesuai EYD. Mulailah mempraktikkan kata-kata yang baku. Sebisa mungkin hindari penggunaan kata-kata gaul karena menggunakan kata yang tidak baku membuat tulisan Anda sulit untuk dibaca.

Cara meningkatkan kemampuan menulis. Jika Anda memiliki rahasia atau  cara lain, Anda bisa menambahkannya di kotak komentar. Terima kasih sudah berkunjung.Wasalam


Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Sabtu, September 12, 2015

Pengertian Antropologi menurut para ahli

Antropologi adalah ilmu tentang manusia, masa lalu dan kini, yang menggambarkan manusia melalui pengetahuan ilmu sosial dan ilmu hayati (alam), dan juga humaniora. 



Antropologi berasal dari bahasa Yunani ‘Antropos’ dan ‘Logos’, berdasarkan epistemologis atau asal katanya antropologi dibagi menjadi 2 pengertian diantaranya “Antropos” yang berarti makhluk manusia dan “Logos” yang berarti pikir, pengetahuan yang terorganisir atau Ilmu. Jadi pengetahuan yang tidak terorganisir tidak tersistematisir, bukan ilmu tetapi hanya melihat pada gejala.

Antropologi bertujuan untuk lebih memahami dan mengapresiasi manusia sebagai spesies homo sapiens dan makhluk sosial dalam kerangka kerja yang interdisipliner dan komprehensif. Oleh karena itu, antropologi menggunakan teori evolusi biologi dalam memberikan arti dan fakta sejarah dalam menjelaskan perjalanan umat manusia di bumi sejak awal kemunculannya.

Antropologi juga menggunakan kajian lintas-budaya (Inggris cross-cultural) dalam menekankan dan menjelaskan perbedaan antara kelompok-kelompok manusia dalam perspektif material budaya, perilaku sosial, bahasa, dan pandangan hidup (worldview)

Pengertian Antropologi menurut para ahli.

David Hunter 
Antropologi adalah ilmu yang lahir dari keingintahuan yang tidak terbatas tentang umat manusia

Koentjaraningrat 
Antropologi adalah ilmu yang mempelajari umat manusia pada umumnya dengan mempelajari aneka warna, bentuk fisik masyarakat serta kebudayaan yang dihasilkan

William A. Haviland 
Antropologi adalah studi tentang umat manusia, berusaha menyusun generalisasi yang bermanfaat tentang manusia dan perilakunya serta untuk memperoleh pengertian yang lengkap tentang keanekaragaman manusia.


Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Jumat, September 11, 2015

Kata-Kata Insiprasi Motivasi Publicspeaking

Semua orang Pada dasarnya bisa berbicara didepan umum, modalnya cuma satu yaitu niat dan berlatih. Kesalahan besar bagi Anda yang pemula adalah merasa takut salah, gugup nerpes dan lain sebagainya.

Mungkin Berikut Ini adalah kata-kata mutiara  Publik Speaking yang bisa menjadi sebuah motivasi , inspirasi supaya lebih pede lagi untuk berbicara didepan umum.




Mengutip dari oucapan orang-orang terkenal yang telah mengalami kebijaksanaan yang besar.Ucapan seperti ini memiliki banyak wawasan tentang kehidupan dan banyak pembicara ingin menggunakan mereka untuk mengungkapkan pikiran mereka sendiri. Menggunakannya dengan bijak.

Be skillful in speech, that you may be strong."
- Merikare (2135-2040 B.C.)

"A wise man speaks because he has something to say; a fool because he has to say something."
- Plato

"Discipline is the bridge between goals and accomplishment."
- Jim Rohn

"I never could make a good impromptu speech without several hours to prepare it."
- Mark Twain
"Control what you can, acknowledge what you cannot."
- Jim Stoval

"We are a meeting society – a world made up of small groups that come together to share information, plan, and solve problems."
- Michael Doyle and David Straus

"Properly organized even crime pays."
- Jim Fisk and Robert Barron

"You are responsible to your audience, not for your audience."
- Bill Gove, one of my favorite quotes public speaking

"All you need is something to say, and a burning desire to say it... it doesn't matter where your hands are."
- Lou Holtz

"More trouble is caused in the world by indiscreet answers than by indiscreet questions."
- Sydney Harris

"If anything can go wrong, it will, and at the worst possible moment."
- Murphy
"Your audience doesn't want you to be perfect - they want you to be present." 
- ?

"I don’t have a worry in the world, I gave them all away!" - 
Garefield

"A picture is indeed worth a thousand words. But it must be a good one." 
- D. Leeds

"If all my talents and powers were to be taken from me by some unscrutable Providence, and I had my choice of keeping but one, I would unhesitatingly ask for be allowed to keep the Power of Speaking, for through it I would quickly recover all the rest."
- Daniel Webster

"Make it easy for the buyer to buy." 
- Alan Weiss, PhD

"The basic unit of communication is not the word but the idea" 
- Michael Landrum

"The will to win is nothing, unless you have the will to prepare." 
- Anonymous

"People will not remember what you say as much as they will remember what they see, when you say it!" 
- Patricia Fripp

"Praise does wonders for our sense of hearing."
- Arnold Glasgow

Demikian kata-kata inspirasi tentang publikspeaking supaya bisa menjadi motivasi dan inspirasi untuk Anda . Wasalam (http://www.irwanteasosial.com)***

Posted by Irwantea Sosial
Irwantea Sosial Updated at: Jumat, September 11, 2015
jurnalisme warga

 
Romeltea Media